Orthros no Inu: “a Demon with a God hand, an Angel with a Demon hand”

“If there’s someone you really want to protect, you should make that person strong. So that even if you’re not around, he can continue living on his own. That’s what it really means to protect someone.”

-Ryuzaki Shinji-

orthros no inu J-Drama

Minna, aku kembali lagi nih dengan review dorama yang dibintangi sama bishonen2 asuhan mbah Johnny *gak tanggung2 ada 3 bishonen disini lhoo, ada Hideaki Takizawa, Nishikido Ryo, en Yaotome Hikaru ^o^*. Dorama yang aku tonton karna kangen berat sama Tackey ini berjudul “Orthros no Inu”. Sejak tahun lalu aku sih udah penasaran pengen nonton,tapi jadi ragu setelah meliat review beberapa orang yang bilang cerita ini agak membosankan karna ceritanya mudah ditebak. Tapiiii karna kerinduanku gak tertahankan lagi *halah* pengen liat Tackey *ehem,my ex-kareshi* acting, aku kuatkan aja niatku buat nonton *peduli amat deh,ada Ryo-chan juga disini,lumayan bangetlah,hohoho….* Perasaan, Tackey udah lama banget gak kedengeran doramanya, padahal gara2 dia nih aku jadi gila dorama (^_^), kayanya dia lebih focus sama karir nyanyi-nya sekarang *dia juga yang nyanyi “Hikari Hitotsu” theme song dorama ini*

Oh ya, sebenarnya review ini udah selesai beberapa hari lalu, cuman berhubung aku demam, ketunda dikit deh (^_^)> *ini masih agak pusing sebenarnya (@_@)* Dorama yang judulnya berdasarkan hewan mitologi Yunani yang bernama Orthros ini,menurut aku sesuai buat menganalogikan *sok ilmiah* cerita dorama ini. Dimana Orthros itu adalah anjing berkepala dua, en di dorama ini diibaratkan dengan 2 kekuatan supranatural yang dimiliki 2 tokoh utamanya. Langsung deh baca ringkasan ceritanya di bawah ini:

Orthros no Inu bercerita tentang dua orang pemuda yang memiliki tangan dengan kemampuan spesial semenjak mereka dilahirkan.

Cerita dimulai ketika murid Aoi Ryosuke (Nishikido Ryo) yang bernama Kana dicelakai oleh 2 pemuda pengedar narkoba *salah satunya adalah Kumakiri Masaru (Yaotome Hikaru)* gara2 dia mendengar percakapan mereka tentang cewek yang mati disebuah gunung akibat OD. Akibatnya Kana koma dan dirawat di ICU. Karena kasus itu, kemudian Aoi berkenalan dengan Hasebe Nagisa (Mizusawa Asami), seorang polisi dan juga single parent yang tangguh dan berani mengejar geng pengedar narkoba yang mencelakai Kana.

aoi ryosuke

Ketika sedang berusaha menangkap penjahat2 itu *aneh juga,masa dia gak bawa polisi lain sih buat nyergap?* Hasebe nyaris dihabisi oleh geng tersebut. Tapi tiba-tiba seseorang datang menyelamatkannya dan dalam sekejap seorang penjahat yang semula akan menembak Hasebe mati. Orang tersebut adalah Aoi, dan dia mengaku pada Hasebe bahwa ia memiliki “Demon hand”, sehingga ia ingin menyerahkan diri atas perbuatannya membunuh penjahat tersebut. Tapi karena tidak ada yang percaya pada kemampuan Aoi dan tidak ada cukup bukti, maka Aoi dilepaskan.

Ketika sedang menyelidiki tentang kemampuan Aoi, Hasebe kemudian menemukan bahwa ada kasus lain yang mirip dengan kasus Aoi, tapi bersifat kebalikannya, yaitu kasus dari seorang tahanan yang didakwa hukuman mati bernama Ryuzaki Shinji (Hideaki Takizawa).

Tackey in Orthros

Hasebe pun menemui Ryuzaki di penjara dan memberitahunya bahwa dia bertemu dengan orang yang memiliki kemampuan berlawanan dengan Ryuzaki. Mendengar hal tersebut, Ryuzaki lantas membujuk Hasebe untuk mempertemukannya dengan Aoi.

Ryuzaki adalah seseorang yang memiliki tangan yang mampu untuk menyembuhkan. Tangan tersebut kemudian dijuluki sebagai “God Hand”, karena dapat menyembuhkan penyakit apapun di dunia hanya dengan menyentuhnya. Tapi berbeda dengan kemampuan yang dimilikinya yang berguna bagi keselamatan umat manusia, Ryuzaki adalah pemuda yang misterius, dingin dan manipulatif. Dia sudah mendekam di dalam sebuah penjara khusus selama 10 tahun karena didakwa membunuh ketiga temannya ketika ia berusia 18 tahun. Berbanding terbalik dengan Ryuzaki adalah Aoi yang sangat baik hati tapi malah memiliki tangan yang mampu membunuh hanya dengan sentuhan tanpa meninggalkan jejak pembunuhan.

Akhirnya keduanya bertemu,tapi Ryuzaki malah memperalat Aoi untuk membunuh penjaga penjara agar ia dapat melarikan diri,dengan janji penjaga itu akan dia sembuhkan sebelum mati karna sentuhan Aoi.

Aoi yang merasa bersalah karna membunuh lagi and sudah membuat seorang penjahat kabur dari penjara menjadi merasa bertanggung jawab, sehingga ia kemudian mati-matian membantu Hasebe untuk bisa menangkap kembali Ryuzaki.

Nah, apakah Aoi dan Hasebe berhasil menangkap Ryuzaki? Bagaimana jika Ryuzaki menawari Hasebe untuk berhenti mengejarnya dengan ditukar mengobati Mio-chan anak Hasebe yang menderita asma parah? Akankah Hasebe tetap teguh pada profesinya sebagai detektif polisi atau mengedepankan posisinya sebagai seorang ibu? Lalu adakah hubungan tertentu antara Ryuzaki dan Aoi?
Mana yang lebih dibutuhkan didunia ini, seseorang dengan God Hand seperti Ryuzaki? Atau justru seseorang dengan Demon Hand seperti Aoi? *Banyak banget pertanyaannya yak?* Untuk menjawab PR tersebut, silakan teman2 tonton doramanya en cari sendiri jawabannya ya,hehe (^o^)/

Tackey and Ryo

Terlepas dari pandangan beberapa orang yang menganggap dorama ini biasa2 aja, bagiku dorama ini cukup seru, idenya unik en pemerannya cakep2, ada misterinya juga.. terus yang meranin cakep2..(??) walopun mungkin bagi beberapa orang alurnya lambat tapi bagi aku aman2 aja tuh, lagian aktornya cakep2 lho0..(???) terus dekat2 endingnya udah mulai mudah ditebak sih, tapi gak papa deh, orang yang meranin cakep2 gituuu…. (^,^)/ *gubrakkk*

Selain itu lucu juga liat Ryuzaki di beberapa scene yang masih terlihat polos en kekanakan *maklum di penjara sejak dibawah umur* misalnya dia itu belum pernah minum alcohol, en gak bisa nyetir mobil, waktu kissu scene juga keliatan kikuk gitu,fufufu… Pokoknya Ryuzaki yang dimainkan Tackey ini *kyaaaa…* adoreable banget! walopun di dorama ini dia suka memanipulasi pikiran orang, tapi tetep aja tokohnya gak bisa aku benci.

Terus Ryo-chan disini juga bikin aku “kyaaaa..” terus, matanya itu lhoo, gak nahaaaan,hahaha…. Yah,taulah Ryo-chan ini selain punya senyum maut,tatapan matanya juga seksi abieess,hihihi….tapi disini dia serius banget lho. Tunggu profil Ryo-chan di blog ini ya (^o^)/ *gomen ne Mita-chan agak telat nih*

Selain itu yang meranin Mio-chan juga lucu, dia pinter akting sebagai anak berpenyakit asma, en interaksi dia sama Ryuzaki di beberapa scene juga bagus menurut aku.

ryuzaki shinji

Pokoknya menurut aku dorama ini cukup menghibur, jangan terlalu dipikirinlah alurnya yang rada lambat *kata orang lain sih* atau endingnya yang terburu-buru *mungkin karna summer udah habis,jadi langsung ditamatin deh ceritanya*. Di dorama ini hampir gak ada scene yang menguras emosi *kecuali di episode akhir menurutku,walaupun sedikit en hampir gak kerasa* mungkin karna temanya gak romantis kali yaa? *gak berhubungan kalee..* Mungkin akan lebih baik durasi-nya ditambah, jadi endingnya lebih panjang, soalnya aku juga pengen liat gimana hubungan Ryuzaki en Aoi setelah saling tau kalau.. ups..hampir aja,hehe.. f(^-^) . Tapi,yang paling nyebelin di dorama ini adalah politik yang dilancarkan oleh politikus en kroco2-nya itu *dimana2 kebanyakan politik itu caranya kotor ya?*

Satu hal yang pasti adalah cast2 nya ampyuun deeeeh, nyegerin mataku banget,hahaha😄 *inti yang ingin disampaikan penulis adalah: penyuka bishonen tidak akan rugi menonton dorama ini (^_^;)*

Have a nice day!😀

7 thoughts on “Orthros no Inu: “a Demon with a God hand, an Angel with a Demon hand”

  1. yeayy, good job Laora, meski lagi sakit posting jalan terus *kasih piala*😀

    Wah, keren juga nih ceritanya. “a Demon with a God hand, an Angel with a Demon hand” aku langsung mikir berarti emang semua hal di dunia ini harus saling melengkapi #eaaa #sokbijak #emangiye

    lama juga nih nggak nonton dorama/film yang bertema supranatural, yang terakhir sih death note >.<

    well, masukin list berhubung ada Tackey sama Ryo :p

    • haha…arigato arigato… sebenarnya itu dah selesai sebelum aku sakit, cuman belum sempat upload pics-nya, jadi tadi malam nyempetin buat nyelesein ntu posting, walaupun tepar lagi setelahnya, hehe..kangen sih masalahnya ^o^
      Iya,ceritanya keren menurutku,lumayan banget buat hiburan..jadi Mita musti nonton lho0..*alasan kita nonton emang gak jauh beda kayanya..hihihi😀

    • arigatou ne *senengnya dikunjungi balik* i’m one of your readers, i usually read “Sniper on the Roof”, and I commented as “Laoracci”. Thanx again, I’ll try my best, Ganbatte (^o^)/

    • do~ita🙂
      Aku gk ngefans2 amat sih sm Tackey,tp lebih ke Shun,hehe.. Tapi,kalau J-dorama,asal bgus en menghibur,pasti aku usahain buat nonton..
      Masih newbie nih,jadi masih belajar juga,hehe😀

  2. Pingback: *Nishikido Ryo* « I Love Everyday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s